Selasa, 10 Maret 2015

Simak Teknologi jaringan seluler kita dari 1G sampai 4G.




Teknologi komunikasi seluler 4G sedang jadi topik hangat mengingat penerapannya tergolong baru di Indonesia. Namun sejatinya, teknologi yang ada tak melulu 4G. Ada sejumlah teknologi lain yang mendahului hingga bisa mencapai tahap tersebut.

Seperti yang dirangkum KompasTekno dari berbagai sumber, teknologi komunikasi nirkabel bermula dari 1G atau generasi pertama. Teknologi tersebut kemudian dikembangkan menjadi 2G, 3G hingga 4G yang kita kenal saat ini.

1G

Generasi pertama atau 1G tersebut diperkenalkan mulai 1970-an. Jangan bayangkan sudah ada koneksi internet pada teknologi komunikasi tahap ini. Teknologi 1G bekerja memanfaatkan transmisi sinyal analog. Saat itu, teknologi ini hanya dapat digunakan untuk panggilan telepon saja.

Ukuran ponsel 1G pun tergolong besar, bila dibandingkan dengan ponsel masa kini. Contohnya ponsel Motorola DynaTAC yang cukup populer pada masanya. Ponsel yang dibuat pada kurun 1984-1994 ini punya bobot 794 gram. Dengan bobot hampir satu kilogram, berat DynaTAC hampir setara dengan bobot Ultrabook.

Kemunculan teknologi 1G tersebut juga berperan besar dalam mendorong pertumbuhan pasar telepon genggam. Dikutip KompasTekno dari Bright Hubu, pangsa pasar telepon genggam saat itu tumbuh dari 30 menjadi 50 persen dalam tiap tahunnya. Bahkan pada 1990, pengguna teknologi 1G di seluruh dunia hampir mencapai angka 20 juta jiwa.

2G

Teknologi 1G terus digunakan hingga digantikan dengan teknologi 2G. Perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan. 1G menggunakan sinyal analog, sedangkan 2G menggunakan sinyal digital.

Ponsel yang menggunakan teknologi 2G mulai diperkenalkan pada kurun 1990. Ponsel yang sudah menerapkan teknologi ini bisa digunakan untuk berkirim dan menerima data dalam ukuran kecil. Maksudnya data di sini adalah pengiriman pesan teks (SMS), pesan bergambar serta pesan multimedia (MMS).

Teknologi 2G sendiri utamanya dibuat untuk layanan suara dan koneksi data yang cenderung lambat. Pemutakhiran pada jaringan ini kemudian memunculkan istilah 2.5G dan 2.75G.

Istilah 2.5G mengacu pada teknologi komunikasi 2G yang sudah dikombinasikan dengan General Packet Radio Service (GPRS). Secara teori, kecepatan transfer data menggunakan teknologi ini bisa mencapai 50 kbps.

Selanjutnya, istilah 2.75G adalah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps.

3G

Penerapan standar GPRS pada teknologi komunikasi 2G membuka jalan untuk akses data yang lebih cepat. Selepasnya, muncul teknologi yang dikenal sebagai generasi ketiga atau 3G pada 1998.

Teknologi komunikasi 3G disebut juga sebagai mobile broadband pertama. Sebutan itu muncul karena kemampuannya mengakses internet dan bisa digunakan sebagai pengganti koneksi internet melalui kabel.

Selain kecepatan transfer data yang membuat akses internet cukup lancar, teknologi ini sudah memungkinkan digunakan kegiatan yang terkait dengan transfer audio, grafis maupun video. Singkatnya, teknologi komunikasi tersebut sudah mampu digunakan streaming video atau melakukan video call.

International Telecommunication Union menyebutkan bahwa teknologi 3G ini diharapkan bisa mewujudkan kecepatan transfer data minimal 2 Mbps untuk pengguna yang sedang diam atau berjalan, dan 348 kbps jika sedang bergerak dalam kecepatan tinggi. Namun tidak dijelaskan secara baku berapa kecepatan maksimal yang diharapkan.

Pelan-pelan, teknologi komunikasi 3G pun berkembang ke masa transisi menuju generasi keempat atau 4G. Teknologi pada masa transisi tersebut dikenal sebagai 3.5G dan 3.75G.

Teknologi 3.5G disebut juga sebagai High Speed Packet Access (HSPA). Pada tahap ini, kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.

Teknologi tersebut kemudian dikembangkan lagi menjadi 3.75G atau HSPA+. Secara teori, jaringan telekomunikasi yang menerapkan teknologi ini bisa memperoleh kecepatan unduh hingga 168 Mbps dan unggah hingga 22 Mbps.

Batas tersebut merupakan perhitungan teoritis, sedangkan pengguna dalam keadaan nyata akan merasakan kecepatan transfer data yang lebih rendah tergantung situasi.

4G

Teknologi komunikasi generasi ketiga itu selanjutnya dikembangkan menjadi generasi keempat atau 4G. Ada dua sebutan untuk teknologi komunikasi 4G yang saat ini dikenal. Pertama adalah  Long Term Evolution (LTE) serta Long Term Evolution-Advance (LTE-A).

Teknologi LTE, secara teori menawarkan kecepatan unduh (download) hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah (upload) hingga 50 Mbps. Kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung rilis teknologi yang digunakan oleh operator. Meskipun begitu, LTE sebenarnya masih diberi label teknologi pra-4G.

Pelabelan tersebut dikarenakan kecepatan teoritis yang ditawarkan LTE belum mencapai standar 4G dari International Telecommunications Union-Radio communication sector (ITU-R). Organisasi internasional tersebut mengeluarkan International Mobile Telecommunication-Advanced (IMT-A) yang berisi syarat sebuah teknologi komunikasi 4G.

Syarat tersebut menyatakan bahwa sebuah teknologi 4G harus memiliki kecepatan unduh maksimal 1 Gbps dan unggah maksimal 500 Mbps.

Sedangkan LTE yang seringkali disebut sebagai 4G oleh operator seluler, belum mencapai syarat tersebut. Berdasarkan hal tesebut, maka teknologi LTE-A lah yang didorong untuk muncul sebagai teknologi True 4G.

4G di Indonesia

Indonesia sendiri saat ini sudah mulai bisa merasakan keberadaan teknologi 4G LTE, meskipun belum menyeluruh dan belum mudah dijangkau. Masalahnya, baru tahap pertama saja yang digelar di frekuensi 900 MHz.

Jaringan 4G LTE yang digelar oleh operator-operator telekomunikasi Indonesia, XL Axiata, Indosat, serta Telkomsel pun jangkauannya masih terbatas di beberapa wilayah. Kendala lainnya adalah belum banyak perangkat yang bisa digunakan untuk mengakses 4G LTE di frekuensi 900 MHz.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemenkominfo) sekarang sedang bersiap mengumumkan 4G LTE tahap dua yang diterapkan di frekuensi 1.800 MHz. Rencananya, pengumuman kebijakan untuk teknologi itu akan dilakukan pada pertengahan Februari 2015 ini.

"Kebijakannya bahwa ini (4G) akan diimplementasikan segera akan kami keluarkan bulan Februari. Indonesia akan terapkan 4G/LTE di band 1.800 MHz tahun ini. Setelah policy itu keluar, itu (dilanjutkan) penataannya,” ujar Menkominfo Rudiantara, beberapa waktu lalu.

Jika teknologi tersebut sudah diterapkan di frekuensi 1.800 MHz, Rudiantara berharap 4G LTE akan lebih mudah dinikmati masyarakat. Karena menurut dia, saat ini sudah ada banyak pilihan perangkat yang sebenarnya bisa digunakan untuk mengakses 4G LTE di frekuensi itu.

Pengguna internet masih harus bersabar untuk bisa mengetahui seberapa muluskah kecepatan transfer data yang nanti terwujud di Indonesia. Setidaknya, kecepatan akses yang lebih tinggi diprediksi membuka banyak kemungkinan baru.

Lifi, Teknologi seperti WiFi berbasis cahaya berkecepatan 100GBps.




Kabel fiber optic berkecepatan tinggi yang menjadi tulang punggung infrastruktur telekomunikasi modern tidak menghantarkan data langsung ke komputer milik konsumen. Urusan last mile itu biasanya diserahkan ke perantara lain, seperti kabel tembaga atau sinyal nirkabel.

Nah, bagaimana kalau "cahaya" dari kabel fiber optic bisa dibuat menjangkau langsung aneka perangkat yang menjadi tujuan akhir data, baik komputer, TV pintar atau lain sebagainya?

Itulah ide di balik sebuah percobaan yang dilakukan oleh Oxford University dan University College, di mana "cahaya" sebagai medium pengantar data di kabel serat optik diambil, diperkuat, lantas dipancarkan ke komputer secara nirkabel sehingga berperan serupa jaringan Wi-Fi.

Dari hasil percobaan, berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas Tekno dari IEEE Spectrum, Senin (16/2/2015), sistem yang dinamakan "LiFi" itu berhasil mentransfer data dengan kecepatan mencapai 100 Gbps, berkali-kali lipat lebih kencang dibandingkan standar Wi-Fi tercepat saat ini (802.11ac) yang mentok di angka sekitar 7 Gbps.

Namun, LiFi memiliki kelemahan dibanding metode Wi-Fi konvensional. Meski diterapkan melalui semacam base station yang ditempel di langit-langit ruangan, LiFi membutuhkan direct line of sight alias "pandangan" langsung ke perangkat tujuan yang dilengkapi receiver khusus, layaknya koneksi infra red pada gadget jadul.

Selain itu, perangkat tujuan pun harus stasioner alias tidak boleh dipindah-pindahkan. Tim peneliti sedang mengembangkan cara untuk membuat sistem penjejak yang memungkinkan base station LiFi melacak posisi perangkat di dalam ruangan dan membuat sambungan.

Karena belum praktis, untuk sekarang mungkin LiFi masih tak bisa menggantikan WiFi. Namun, dengan kecepatan potensial mencapai lebih dari 3 terabit, para penciptanya berharap teknologi ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk aplikasi lain.

CARA MEMBUAT PIN CANTIK BBM FOR ANDROID




BlackBerry menghadirkan sebuah fitur menarik dalam pembaruan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM). Pada pembaruan terbaru ini, pengguna BBM, termasuk di Indonesia, bisa membuat atau memilih sendiri nomor PIN yang akan digunakan.

Membuat PIN BBM sendiri tidaklah terlalu sulit. Syaratnya, pengguna BBM ternyata hanya bisa membuat PIN sendiri apabila telah membeli fitur subscription dari BlackBerry.

Harga yang harus dibayarkan untuk mendapatkan fitur tersebut tidaklah terlalu mahal. Pengguna cukup membayar 2 dollar AS atau sekitar Rp 26.000 per bulannya.

Untuk membuat PIN sendiri, cara yang harus ditempuh oleh seorang pengguna BBM tidak terlalu panjang. Cara ini berlaku untuk BBM semua OS, baik itu BB OS, iOS, maupun Android.

Pertama, pengguna harus memastikan telah mengunduh dan memperbarui aplikasi BBM. Setelah itu, langsung saja buka aplikasi tersebut. Kemudian, pilih BBM Shop. Biasanya, pilihan tersebut terdapat di bagian paling bawah Menu.


Sesudah itu, cari tab Subscription dan tekan menu Custom PIN. Di bagian ini, pengguna harus membayar biaya Subscription. Setelah membayar, pengguna bisa langsung membuat dan memilih PIN sendiri.

Pengguna bebas memilih PIN sepanjang 6 hingga 8 karakter, yang bisa dikombinasikan antara huruf dan angka. Untuk saat ini, karakter simbol masih belum bisa digunakan sebagai PIN.

Yang harus diingat, PIN custom atau buatan sendiri ini tidak akan selamanya menjadi milik pengguna. Apabila masa subscription sudah selesai, otomatis PIN custom tersebut sudah bisa "dibeli" oleh pengguna lain.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, BlackBerry menyarankan untuk segera memperpanjang subscription, sebelum masa berlakunya habis.

Pengguna iOS akan mendapatkan notifikasi setiap bulannya, beberapa saat sebelum masa subscription berakhir. Sementara itu, tidak ada notifikasi perpanjangan untuk platform Android dan BlackBerry 10.

Pengguna BlackBerry 10 bisa memperpanjang masa berlangganan melalui BlackBerry World, di bagian My World. Untuk Android, masa pemakaian bisa diperpanjang melalui layanan Google Wallet. 




Jumat, 13 Februari 2015

Spesifikasi Asus Zenfone 5



Halloooooo sobat kepooo, bang Kepo mau kasih tips nih buat beli smartphone murah tapi wah, oke langsung aja. 

Buat Sobat Kepo yg mau beli smartphone android nih khususnya, perlu diingat-ingat, jangan tertarik dulu sama kualitas kamera dan bentang layar dari smartphone tersebut sob. karena nih sob, kamera dan bentang layar smartphone belum tentu diimbangi dengan spesifikasi yg mantep. kenapa bang Kepo bilang gitu.? karena Bang Kepo udah pernah ngalami hal yg memilukan itu sob heheee, jadi Bang Kepo saranin deh, untuk smartphone lumayan murah dan kaulitas wah, nih ada ASUS ZENFONE 5, penasaran kan sama desain & Spesifikasi ASUS ZENFONE 5, oke langsung aja, ini dia spesifikasinya :

-DESAIN & LAYAR DISPLAY
okeee dari segi desain ASUS Zenfone 5 ini memiliki bentang layar berukuran 5 inchi dengan resolusi layar 1280 x 720 pixel, kerapatan pixel mencapai 294 pixel setiap inchinya. lanjut ke layar depan, layar smartphone ini dilindungi oleh teknology Corning Gorilla Glass 3. nah ada yg unik nih sob, dibawah 3 tombol kapasitifnya, terdapat dagu metalic yg keren nih, ini nih yg bikin Bang Kepo demen, dengan tambahan dagu melatic ntuh, berasa megang smartphone mewah sob. :v


-BATERAY, KAMERA, & MEMORY
untuk ASUS Zenfone 5 ini mempunyai bateray dengan kapasitas 2110 mAh, dengan daya bateray tersebut, smartphone ini bisa bertahan selama seharian dgn penggunaan normal. oh iyaa, tipe bateray dari smartphone ini adalah Non Removable, artinya bateray sudah tertanam pada smartphone dan tidak bisa kita lepas sob, jadi kalo ada permasalah dengan bateray, bawa aja sob ke dealer ASUS terdekat hehee :v 

Kita masuk ke Kamera, Smartphone ini mempunyai 2 kamera, kamera utama atau kamera belakang beresolusi 8 MP 3264 x 2448 pixel with AutoFocus & flash. sedangkan kamera depannya nih punya resolusi 2 MP, cocok buat Sobat Kepo yg suka Nyelfie hehee :v

untuk Memory, smartphone ini mempunyai 2 pilihan, memory internal yang berukuran 16 GB dan RAM 1 GB atau Memory internal 32 GB dan RAM 2 GB. semua tergantung Sobat Kepo mau pilih yang mana, tapi bagi sobat yg gemar ngeGame, Bang Kepo saranin nih pilih yang RAM 2 GB aja, tapi kalau Sobat cuma buka sosmed, browsing, cari berita dan apalah itu, mending pilih yang RAM 1 GB sob. ooo iya, kedua pilihan itu bisa di expansi ke Memory External sampai berukuran 64 GB.

-FITUR & KONEKSI 
untuk smartphone ini, berjalan dalam OS Android 4.3 Jelly Bean dan sobat juga bisa meng upgradenya ke 4.4 KitKat. ada info nih sob, Untuk bulan Maret nanti kabarnya smartphone ini bisa diupgrade lagi ke Versi 5.0 Lollipop, wuiizz keren kan sob, gak nyesel deh beli smartphone ini. 

smartphone ini berjalan pada otak dualcore 2Ghz. jadi tidak diragukan lagi performanya kayak gimana sob hehee.

oke lanjot ke Koneksi, ASUS Zonfeone 5 ini support dual SIM untuk jaringan GPRS, EDGE (2G) dan 3G (42.2 Mbps), juga dilengkapi Bluetooth versi 4 , USB Port, WiFi, dan WiFi hotspot.


-HARGA
Harga ASUS Zenfone 5 di Indonesia untuk update bulan Februari 2015, harganya berkisar RP 1.9xx.xxx alias gak nyampe 2 juta sob.. 

-KESIMPULAN
Dengan harga yang terbilang murah dan memiliki Spesifikasi Smartphone premium, ASUS Zenfone 5 ini sangat cocok untuk kalian yg suka ribet-ribet, gaming, dan searching. perlu diingat Brand lain dengan spesifikasi macam ini pun membenamkan harga diatas 3 juta. Tetapi, ASUS ada untuk membantu anda terhubung denga orang tersayang. jadi gak uash bingung lagi pilih smartphonr mana yang cocok... Sekian Dari Bang Kepo. Bang Kepo out bye bye :v